Beberapa tahun
belakangan ini profesi untuk menjadi guru memanglah sangat membludak
peminatnya. Mereka mendaftar profesi tersebut dengan berlatar belakang
pendidikan sarjana,kebanyakan. Bahkan dengan berbagai alasan yang tidak sedikit
dikarenakan faktor ekonomi dan faktor-faktor lain yang mendukung. Yang katanya
profesi guru itu gajinya menjanjikan untuk menyokong hidup dan sebagai jaminan
hari tua. Namun kenyataannya,alih-alih untuk jaminan hari tua,untuk kebutuhan
hidup yang dijalani hari ini belum tentu cukup. Dan kenyataannya pula banyak
dari kalangan masyarakat bahkan dari kalangan guru sendiri pun tidak sependapat
dengan pernyataan tersebut.
SELAMAT DATANG DI GURUKUJOS
Portal Referensi Guru, Pengawas, dan Sekolah
Solusi terpadu Administrasi Sekolah, ARKAS & BOSP, AI Pendidikan, serta pusat unduhan dokumen pendukung digitalisasi guru.
Tampilkan postingan dengan label profesional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label profesional. Tampilkan semua postingan
Selasa, 28 Maret 2017
GURU, Profesi yang menjanjikan, SETUJU ????
Label: Pendidikan
guru,
Guru Hebat,
menjanjikan,
Pengen Jadi Guru,
PNS Guru,
Profesi,
profesional
Jumat, 24 Maret 2017
Pengabdian seorang GURU
“ PENGABDIAN SEORANG GURU ”
PENDAHULUAN
Pengabdian
seorang guru adalah merupakan kontribusi yang sangat berarti dan dapat
dirasakan manfaatnya bagi dunia pendidikan khususnya dan pembangunan bangsa dan
negara pada umumnya. Namun perlu dimaklumi bahwa pengabdian seorang guru
tidaklah cukup dengan modal kemauan saja akan tetapi harus memiliki kompetensi
yang tinggi sebagaimana yang diuraikan dalam PP No. 19 Tahun 2005 yaitu tentang Standar Nasional Pendidikan
Guru merupakan
tenaga profesional yang harus memiliki kompetensi dalam mendidik,
mengajar, dan membimbing peserta didiknya, yang berarti kompetensi guru
merupakan, kemampuan dalam melaksanakan kewajiban - kewajibannya secara
bertanggung jawab dan layak.
Dalam UU RI No 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen di
jelaskan bahwa, kompetensi adalah “Seperangkat
pengetahuan, ketrampilan dan prilaku yang dimiliki, dihayati dan dikuasai oleh
guru dalam melaksanakan tugas keprofesionalannya, serta memiliki kemampuan
untuk mewujudkan Tujuan Pendidikan Nasional dan mencerdaskan kehidupan bangsa
yang berkarakter”. Berdasarkan PP No. 19 Tahun 2005, bahwa guru dalam
pengabdian harus memiliki 4 kompetensi yaitu :
1. kompetensi
pedagogik;
2. kompetensi
kepribadian;
3. kompetensi
professional dan;
4. kompetensi
sosial.
Label: Pendidikan
guru,
Kompetensi,
pedagogik,
profesional,
sertifikasi,
sosial
Senin, 02 Mei 2016
#SAVE GURU HONORER # SISIHKAN 10% TUNJANGAN PROFESI UNTUK GURU HONORER
Kita
mengenal profesi seorang guru adalah profesi yang sangat mulia. Tidak ada
profesi yang dapat menyaingi kemuliaan profesi seorang guru, karena di atas
pundaknya ia diserahi tugas untuk mendidik dan mengajar para murid-muridnya menjadi
manusia yang berilmu dan ditangan seorang guru itu pula si siswa akan mendapat
pendidikan nilai-nilai kehidupan dan menjadikannya seseorang menjadi manusia
yang mempunyai jiwa dan kepribadian yang luhur, bertanggung jawab, menghargai
sesamanya, mensyukuri ni’mat yang dikaruniakan Tuhan kepadanya. Ditangan
seorang guru yang baik dan bermutu, maka akan melahirkan generasi bangsa yang
unggul dapat bersaing dengan bangsa-bangsa lain didunia, tidak akan menjadi
bangsa yang terbelakang, apalagi menjadi bangsa budak yang hanya dijadikan sapi
perahan oleh bangsa lain.
Label: Pendidikan
derita,
gaji,
guru,
honorer,
jauh dari UMR,
pilu,
profesional,
rendah,
save,
sertifikasi
Selasa, 19 April 2016
GURU, " DIGUGU LAN DITIRU "
Dalam
filosofi bangsa Jawa, guru merupakan salah satu kata yang memiliki makna
“digugu dan ditiru”. maksud dari kedua kata ini adalah bahwa siapapun yang
menjadi seorang guru, berarti harus bisa
memenuhi 2 kata tersebut, yakni digugu dan ditiru. Makna digugu adalah seorang
guru memang harus bisa digugu alias perkataannya harus bisa dijadikan panutan.
Oleh karena itu, guru harus punya kewibawaan dan juga wawasan yang cukup
tinggi, karena apapun yang diucapkannya akan dianggap benar oleh murid
muridnya. Yang kedua, seorang guru harus bisa ditiru. Baik apa yang
diucapkannya (pengetahuannya), semangatnya serta budi pekertinya. Jadi jika
Anda hanya bisa mengajar tanpa memberi pelajaran budi pekerti serta akhlakul
karimah. Saya rasa Anda belum bisa mencap diri anda sebagai seorang guru yang
benar-benar bisa “ digugu lan ditiru “.
Label: Pendidikan
digugu lan ditiru,
guru,
guru cerdas,
guru digugu lan ditiru,
guru profesional,
profesional,
sertifikasi
Selasa, 05 April 2016
Sudahkah kita menjadi Guru Profesional ??
Selamat pagi sobat guru
ku oke, judul postingan pada pagi ini berupa sebuah pertanyaan yang ditujukan
kepada diri sendiri. Sebuah pertanyaan refleksi yang hanya bisa dijawab oleh
masing-masing individu.
Label: Pendidikan
guru,
kepribadian,
kompetensi guru,
kreteria,
pedagogik,
profesional,
sertifikasi,
sosial
Langganan:
Postingan (Atom)


